Tuesday, September 24, 2013

First Impression -SHINGEKI NO KYOJIN

Hai:D Akhirnya aku ngepos review lagi donk hehe.
Sebenernya gue itu orang yang malas banget buat review tapi menurut gue, beberapa hal harus gue rekomendasiin. Terutama komik-komik kece yang lagi gue suka.
Jadi gue baca SNK gara-gara rekomendasi seorang om-om pedofil, yang berbaik hati menyarankan gue membaca manga-manga tertentu. Menurut dia, SnK adalah anime yang pure gore. Sayangnya menurut gue engga. So? Sebenernya Snk Itu kek apa? Let's see


Ilustrasi
Pertama gue baca, gue udah gak tertarik ama gambarnya. Soalnya,,, menurut gue gaya arsirannya buat gambar susah dipahami dan all messed up. Gamau munafik ya tapi menurut gue gaya gambar itu sangat mendukung suatu cerita.
Kalo dibandingkan tipikal anime show, gaya gambar SnK ini gajaman banget. Walau keknya D-Live gaya-gaya gambarnya mirip, terus apa lagi tuh punya gaya gambar kek gini. Oh ya Hiro Mashima sebelum gambarnya keren kayak sekarang, mengalami evolusi loh di Rave master. Dari acak kadul ampe keren banget.
Nah, ternyata gaya arsir ini sejenis aliran gambar Shounen(mungkin) yang memberi ke-khasan tersendiri. Terutama ekspresi. Ekspresi yang mewakili emosi dan merupakan bagian terpenting buat pembaca agar bisa ngebayangin tegangnya kehidupan mereka!
Kalau dibilang jelek, ilustrasinya sebenernya luar biasa bagus dan perspektif yang digambar itu keren. Lihat aja ini kalau ga percaya.


Setelah dibaca terus, gue mulai biasa ama ilustrasinya dan nikmatin banget ceritanya.
Ilmu buat gue adalah beri manga kesempatan bicara


gambar dari :http://faridazroel.blogspot.com/2013/06/art-shingeki-no-kyojin-tidak-jelek.html

Plot
Tema apocalypse yang kental inilah yang langsung kerasa pas pertama gue baca. Walau gue masih nganggep alasan Titan makan orang itu ridiculous(bukan untuk kepentingan nutrisi tapi kesenangan), gue masih penasaran dengan asal mula Titan, yang mendorong gue buat maju terus baca nih cerita.
Plot.
Ya, plot yang awalnya gue kira gaada kayak Higurashi(isinya terlalu mentingin psikologi gajelas dan gore asli), taunya ada!
 Plot tentang dystopia hidup matinya manusia dan kelangsungan spesies yang ga murahan kek kebanyakan cerita zombie. Ide 'titan' atau humanoid raksasa serta tembok besar itu yang buat gue kagum sejak awal. Antimainstream dibanding zombie-zombie sialan itu.
Ada hal lain yang buat plot ini menarik- unpredictable-penuh twist-ga pake neko-neko kalau mau ngebunuh orang.
Jauh dari tipikal shounen lembek, makanya ratingnya 17+ kan?
Siapa sangka ada Titan Shifter?
Siapa sangka ada Titan tembok?
Siapa sangka Petra mati ama Annie?
No?
Plot jenis ini salah satu yang terbaik. Bener-bener menegangkan dan seru. Gue harap penulis ga mengecewakan fans yang udah terlanjur kepo ama plot kompleks ini

sinopsis
cerita diawali dengan serangan Colossal Titan ke tembok yang gue lupa namanya terus titan dateng dan memakan emaknya Eren. Eren diselamatkan scouting legion dan menjadi trainee di situ. Berniat menghancurkan semua titan dan dibantu oleh Mikasa yang over protektif kepadanya.
Belakangan diketahui bahwa Eren bisa menggunakan kulit titan untuk bertarung(titan shifter)
 

Karakter
Penulis merasa sayang akan jenis karakter yang unrealistic ini padahal ceritanya luar biasa bagus. Mungkin sisi unrealistic inilah yang buat cerita ini maju? Masih jadi misteri buat gue. Yang pasti sifat Eren dan Mikasa terlalu stereotip hero heroine nya shounen. Sisanya adalah karakter realistis yang cocok ditempatkan di cerita apocalypse.
Omong-omong kerennya karakter ini adalah mereka berasal dari berbagai negara. Eren keknya sih orang Jerman, dan cerita ini didominasi ras kaukasoid. Untuk oriental, pernah disebutkan bahwa Mikasa dan ibunya adalah the last descendant.
Aduh kata-kata itu bisa buat gue bayangin kalo Titan tiba-tiba nyerang Asia
Dan buat gue parno in the exact time(apaan sih gue)
Lalu ada si clean freak kece yang rebel serta melakukan apa yang selalu pengen fans lakukan- Levi. Dengan umur 30-an yang ga nampak ini, orang kece ini buat cerita menjadi semakin menarik.
Meski begitu, there are still flaws in character building. But I guess it won't disturb the story too much

Dari semua hal itu gue pertimbangin nilainya 4,3/5
Sangat bagus:D Gue juga ga pelit nilai kok

Rencana review berikutnya: Inferno-Dan Brown

No comments:

Post a Comment